Gigi berlubang tumbuh daging adalah kondisi ketika timbul benjolan berwarna kemerahan yang menyerupai daging pada gigi berlubang.
Kondisi ini juga disebut sebagai polip pulpa. Gigi berlubang tumbuh daging umumnya disebabkan oleh gigi berlubang yang tidak segera ditangani. Lubang pada gigi yang terlalu lama ditinggali bakteri dapat membuat rongga tersebut mengalami iritasi dan pembengkakan pada pulpa di dalamnya.
Gigi berlubang tumbuh daging atau polip pulpa pada awalnya mungkin tidak menimbulkan gejala. Namun, kondisi ini akan menimbulkan beberapa keluhan atau ketidaknyamanan seiring berjalannya waktu, terutama saat mengunyah makanan. Berikut ini adalah beberapa gejala gigi berlubang tumbuh daging:
- Timbulnya benjolan lunak berwarna merah muda atau merah di tengah gigi yang berlubang
- Perdarahan pada area gigi berlubang
- Ngilu atau sakit pada gigi berlubang, terutama saat mengunyah makanan
- Pembengkakan gusi di sekitar gigi yang berlubang
Gigi berlubang tumbuh daging perlu ditangani dengan tepat agar tidak menimbulkan komplikasi dan risiko lainnya. Penanganannya pun beragam, tergantung pada tingkat keparahannya. Berikut ini adalah sejumlah penanganan gigi berlubang tumbuh daging yang mungkin disarankan oleh dokter:
- Perawatan saluran akar gigi, jika kerusakan jaringan gigi yang belum terlalu parah
- Pencabutan gigi, untuk kerusakan jaringan gigi yang sudah parah sehingga gigi tidak dapat dipertahankan
Kondisi gigi berlubang yang tumbuh daging ini perlu mendapatkan perawatan. Sebab jika tidak, beberapa komplikasi bisa terjadi. Infeksi jaringan gusi sekitarnya dan pembengkakan adalah salah satu gangguan yang bisa dialami. Bakteri dapat menyerang gigi sehat lainnya, sehingga menyebabkan lubang juga terjadi pada area sekitarnya. Akhirnya, gigi bisa menjadi terlalu rusak untuk diperbaiki, bahkan perlu dicabut. Jika benar-benar harus dicabut, Anda akan memerlukan gigi tiruan untuk menggantikan gigi yang hilang. Gigi yang hilang akan mempengaruhi fungsi pengunyahan dan juga estetika. Semakin kompleks kasus gigi Anda, semakin kompleks dan banyak pula perawatan yang dibutuhkan, dan biaya perawatan juga akan semakin mahal.
Gigi berlubang akan sangat mudah dicegah bila Anda menerapkan pola hidup sehat dan menjaga kebersihan gigi. Berikut adalah hal-hal yang dapat Anda lakukan untuk mencegah gigi berlubang:
- Menyikat gigi dua kali sehari dengan pasta gigi yang mengandung fluoride
- Membersihkan sela-sela gigi dengan benang gigi, terutama pada malam hari
- Mengonsumsi makanan yang tinggi serat dan rendah gula, seperti sayur dan buah
- Mengonsumsi air mineral setidaknya 8 gelas sehari
- Mengurangi kebiasaan mengemil makanan manis dan bertepung
- Membatasi konsumsi makanan dan minuman yang manis atau asam
- Menghindari kebiasaan merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol
- Memeriksakan kesehatan gigi dan mulut ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali
Gigi berlubang yang dibiarkan saja dapat menimbulkan sakit gigi dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Bila Anda mengalami gigi berlubang, segeralah pergi ke dokter gigi untuk mendapatkan perawatan yang dibutuhkan. Dokter gigi akan sebisa mungkin mempertahankan gigi Anda, dan pencabutan merupakan pilihan terakhir jika gigi sudah tidak dapat diselamatkan. Jangan lupa terapkan pola hidup sehat dan menjaga kebersihan gigi untuk mencegah gigi berlubang, dan tentunya disertai pemeriksaan rutin oleh dokter gigi setiap 6 bulan sekali.