fbpx

Blog

Tak Khawatir Sakit Gigi saat Puasa dengan Lakukan Hal Ini

Tak Khawatir Sakit Gigi saat Puasa dengan Lakukan Hal Ini

Sakit gigi bisa datang kapan saja, termasuk saat Anda berpuasa. Tak makan dan minum saat puasa ternyata berdampak pada kesehatan gigi dan mulut. Apalagi, ketika waktu berbuka tiba, makanan dan minuman manis biasanya jadi pilihan utama menu iftar yang bisa memicu kerusakan pada gigi.

Terdapat beberapa hal yang dapat menyebabkan seseorang mengalami sakit gigi saat puasa, berikut adalah beberapa penyebab diantaranya:

 

Kurang menjaga kebersihan gigi dan mulut.

Salah satu hal yang membuat sakit gigi saat puasa adalah tidak menjaga kebersihan gigi dan mulut. Seseorang yang jarang membersihkan gigi dapat menyebabkan masalah gigi, sehingga timbul rasa sakit. Hal tersebut dapat bertambah menjadi semakin parah dan lebih serius jika tidak segera diatasi.

 

Banyak mengonsumsi makanan dan minuman berkadar gula tinggi.

Pada bulan puasa, saat jam berbuka, umumnya seseorang akan mengonsumsi banyak makanan manis, sehingga dapat menyebabkan gangguan pada gigi. Makanan manis yang berlebihan dapat menyebabkan sakit gigi saat puasa dan merusak jaringan di sekitarnya. Jika kamu merasakan sakit gigi setelah mengonsumsi makanan manis, segera batasi hal tersebut.

 

Mengonsumsi makanan ataupun minuman yang terlalu dingin atau panas.

Makanan atau minuman yang terlalu dingin maupun panas juga dapat menyebabkan gigi menjadi lebih sensitif, sehingga rentan mengalami sakit gigi. Pada saat puasa, gusi kekurangan air liur, sehingga jika terkena sesuatu yang dingin atau panas langsung berdampak pada gigi.

Sakit gigi saat berpuasa Ramadan tentu bukan hal yang menyenangkan. Sakit gigi juga biasanya tidak akan sembuh dengan sendirinya dan perlu ditangani oleh dokter gigi. Sembari menunggu jadwal kunjungan ke dokter gigi, berikut ada cara aman yang bisa dilakukan untuk meredakan sakit gigi tanpa membatalkan puasamu:

 

Berkumur dengan air garam.

Ketika rasa nyeri mulai menjalar, Anda bisa berkumur dengan menggunakan air yang telah dicampur garam. Cara ini tetap bisa dilakukan siang hari selama Ramadan. Berkumur tidak membatalkan puasa selama tidak ditelan. Anda bisa melarutkan 1/2 sdm garam dalam secangkir air hangat. Hidrogen peroksida juga dapat digunakan sebagai obat kumur

 

Kompres.

Kompres dingin biasanya digunakan untuk meredakan sakit gigi di bulan Ramadan, terutama di siang hari. Kompres dingin berkontribusi pada penyempitan pembuluh darah di daerah yang terkena. Cara ini bisa mengurangi tingkat rasa sakit dan membantu mengurangi pembengkakan serta peradangan.

 

Herbal alami.

Alih-alih minum obat yang bisa membatalkan puasa, Anda bisa menggunakan ramuan herbal seperti minyak cengkeh untuk mengatasi sakit gigi saat puasa. Minyak cengkeh dapat membantu mengurangi peradangan.

Saat berpuasa, tidak ada cairan yang melewati mulut, sehingga dapat menurunkan perlindungan pada gigi dan rongga mulut karena kekeringan. Oleh karenanya, Anda lebih rentan terkena berbagai penyakit gigi dan mulut. Berikut adalah beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mencegah sakit gigi saat berpuasa:

 

Rutin menggosok gigi.

Menggosok gigi minimal dua kali sehari selama minimal 2 menit. Pada bulan puasa, Kamu tetap bisa menggosok gigi dua kali sehari, yaitu sehabis sahur dan sesudah berbuka puasa atau sebelum tidur. Gunakan pasta gigi dengan fluoride untuk melindungi gigi dari kerusakan.

 

Menyikat lidah dan menggunakan benang gigi.

Selain menyikat gigi, bersihkan rongga mulut dengan cara menyikat lidah, menggunakan benang gigi, dan jika perlu menggunakan mouthwash. Menyikat lidah dan menggunakan benang gigi membantu menghilangkan sisa-sisa makanan. Mouthwash tanpa alkohol bisa digunakan untuk memberikan kesegaran napas yang lebih tahan lama.

 

Pola makan sehat dan seimbang.

Pada bulan puasa, menjalankan pola makan yang seimbang menjadi lebih penting untuk menghindari masalah pencernaan dan masalah gigi dan mulut. Hindari makanan dan minuman dengan kadar gula tinggi yang menjadi penyebab gigi berlubang. Perbanyak makan buah dan sayur untuk memenuhi kebutuhan serat, vitamin, dan mineral harian agar gigi tetap sehat dan kuat.

 

Perbanyak minum air putih.

Air putih berfungsi untuk merangsang produksi air liur yang menetralisir keasaman mulut kita. Meskipun sedang berpuasa, ingatlah untuk mengonsumsi 2 liter air putih sehari setelah buka puasa dan sebelum imsak.

 

Hindari makanan berbau menyengat.

Selain makanan dengan kadar gula tinggi, hindari pula makanan penyebab bau mulut seperti jengkol, petai, atau durian. Makanan yang mengandung terlalu banyak bawang juga dapat menyebabkan aroma mulut yang tak sedap.

 

Information

HAPPY DENTAL CLINIC memiliki 30+ cabang yang tersebar di Jakarta, Tangerang, Cibubur, Bekasi, Bogor, Bandung, Semarang, Surabaya, Batam, Denpasar, Makassar, Pekanbaru.

Buka setiap hari :

Senin - Minggu : 10:00 WIB - 22:00 WIB

 

WhatsApp-Button