Gigi manusia memiliki fungsi yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Fungsi gigi untuk mengunyah makanan berperan penting dalam sistem pencernaan manusia.
Tidak hanya itu, gigi juga memiliki peran dalam proses berbicara dan juga menunjang estetika seseorang. Oleh karena itu, keberadaannya sangat penting pada tubuh manusia. Ada beberapa jenis gigi yang tersusun dalam rongga mulut dengan fungsinya masing-masing. Setiap fungsi gigi tersebut bekerja sama dengan organ lidah dalam mengolah dan mencerna makanan hingga masuk ke tenggorokan.
Proses pembentukan gigi sudah mulai pada awal trimester kedua kehamilan. Bagian gigi yang dapat terlihat secara klinis hanyalah 1/3 bagiannya saja, bagian ini disebut mahkota gigi. Sedangkan 2/3 bagian lainnya yang tak terlihat merupakan akar gigi. Gigi memiliki anatomi yang kompleks dan memiliki beberapa lapisan. Bagian-bagian utama gigi tersebut adalah:
Enamel / email
Enamel gigi adalah bagian terluar gigi yang berwarna putih transparan. Enamel terbentuk dari kalsium dan fosfat yang sangat keras, dan berfungsi sebagai pelindung gigi dari proses pengunyahan dan zat makanan/minuman yang dikonsumsi.
Dentin
Dentin adalah lapisan di bawah enamel gigi dan berwarna kekuningan. Lapisan dentin memiliki rongga kecil yang berhubungan langsung dengan jaringan pulpa yang berisi saraf dan pembuluh darah. Apabila lapisan enamel terkikis dan dentin terekspos, hal ini dapat menyebabkan ngilu ketika gigi berkontak dengan makanan atau minuman dingin ataupun panas.
Ruang pulpa dan saraf gigi
Pulpa terletak di pusat mahkota gigi yang berisi pembuluh darah dan serabut saraf. Pulpa berfungsi untuk mengalirkan oksigen dan suplai makanan ke sel dan jaringan gigi, serta mengirimkan sensasi panas, dingin, sakit, dan tekanan ke gigi Anda.
Sementum dan ligamen periodontal
Sementum dan ligamen periodontal adalah jaringan penyangga gigi yang terdiri dari jaringan ikat keras. Bagian ini berfungsi menopang dan mengikat akar gigi ke tulang rahang.
Gigi manusia memiliki 2 periode pembentukan, yaitu pada gigi susu dan gigi tetap. Gigi susu mulai muncul sekitar usia 6-10 bulan. Nantinya, satu per satu gigi susu ini akan mulai digantikan oleh gigi tetap ketika anak berusia sekitar 6-7 tahun. Normalnya, setiap manusia memiliki empat jenis gigi, yaitu gigi seri, gigi taring, gigi premolar, dan gigi geraham yang termasuk di dalamnya gigi bungsu. Tiap jenis gigi memiliki bentuk yang sedikit berbeda dengan fungsinya masing-masing. Berikut ini adalah fungsi gigi berdasarkan jenis-jenisnya:
Gigi seri / incisor
Gigi seri terletak di bagian depan rongga mulut dan berfungsi untuk menggigit makanan. Setiap orang umumnya memiliki 4 buah gigi seri yang terletak di bagian atas dan 4 gigi di bagian bawah. Gigi seri biasanya menjadi gigi pertama yang muncul pada saat bayi berusia 6 bulan.
Gigi taring / canine
Fungsi gigi satu ini berfungsi untuk menghancurkan makanan akibat permukaannya yang berbentuk tajam dan runcing. Setiap orang memiliki 2 gigi taring yang berada di bagian atas dan bawah rongga mulut. Gigi taring biasanya muncul saat usia 16–20 bulan dengan gigi taring atas muncul lebih dulu dibandingkan gigi taring bawah. Namun, pada gigi permanen, urutannya terbalik. Gigi taring bawah akan muncul lebih dulu dibandingkan bagian atas yang tumbuh sekitar usia 9 tahun.
Gigi geraham kecil / premolar
Gigi premolar terletak di sebelah gigi taring dengan ukuran lebih besar dibandingkan gigi taring dan gigi seri. Fungsi gigi premolar adalah membantu gigi geraham untuk mengunyah dan menggiling makanan menjadi potongan kecil agar mudah ditelan. Orang dewasa biasanya total memiliki 8 gigi premolar yang terbagi menjadi 4 gigi di setiap sisi, yaitu 2 gigi di bagian atas dan bagian bawah rongga mulut.
Gigi geraham / molar
Gigi geraham merupakan gigi paling besar dan kuat di antara gigi lainnya. Fungsi gigi geraham adalah untuk mengunyah dan menggiling makanan. Orang dewasa umumnya memiliki 8 gigi geraham, yaitu 4 gigi di bagian atas dan 4 gigi di bagian bawah rongga mulut. Selain itu, ada juga gigi geraham bungsu yang terletak di belakang gigi geraham. Gigi ini biasanya muncul di masa dewasa, yaitu pada usia 17–25 tahun. Namun, tidak semua orang memiliki ruang untuk pertumbuhan gigi bungsu tersebut. Bahkan, gigi bungsu ini terkadang bisa menyebabkan keluhan seperti nyeri atau pembengkakan yang terjadi berulang, sehingga harus segera dicabut.
Kesehatan gigi dan mulut berperan penting dalam kesehatan tubuh secara umum. Sebagai salah satu organ penting dalam tubuh, kesehatan gigi harus selalu dijaga agar fungsi gigi tetap optimal. Oleh karena itu, Anda disarankan untuk menjaga kebersihan gigi dengan :
- Menyikat gigi 2x sehari, setelah sarapan dan sebelum tidur
- Menyikat gigi dengan pasta gigi ber-fluoride
- Membersihkan sela-sela gigi menggunakan benang gigi / dental floss
- Banyak konsumsi air putih
- Konsumsi makanan bergizi seimbang
- Perbanyak konsumsi serat dan hindari makanan yang mengandung kadar gula tinggi
- Hindari kebiasaan buruk seperti merokok dan mengonsumsi alkohol
- Rutin melakukan pemeriksaan gigi dan pembersihan karang gigi setiap 6 bulan sekali agar terhindar dari masalah gigi dan mulut